Hendak Panen ‘Bangau Malam’ Asyik Nanggok Ikan, Petani KJA Haranggaol Resah

AN,Haranggaol-Apa yang kita tabur, itu yang kita tuai(panen). Harusnya pantun ini berlaku bagi setiap orang yang bekerja dengan jerih payah sendiri.

Namun, sepertinya tidak bagi sebagian petani Keramba Jaring Apung(KJA) di Haranggaol,kecamatan Haranggaol Horisan, Kabuparen Simalungun.

Pasalnya, Petani yang pelihara ikan, malah ‘bangau malam’ alias pencuri yang menuai pada malam hari.

Hal itu berdasarkan laporan petani KJA di Grup Whatshap Dearma Haranggaol yang diterima media online Advokasi Nasional pada,Selasa(26/11).

Adalah M. Br Purba mengaku,Ikan di KJA miliknya pernah dicuri ‘Bangau malam’ alias pencuri Ikan.

“Satu lobangnya kerambaku, dicuri pulak(ikan),ciretlah,”kata Br Sidadolog kesal di GWA

Pencuri Ikan kerap terjadi di Keramba Jaring Apung milik warga di Haranggaol. Sebelumnya , peristiwa serupa pernah terjadi di Haranggaol.

Namun, aksi pelaku di pergoki warga,hingga di giring ke kantor Pos Polisi Haranggaol, selanjutnya di boyong ke kantor Polsek Purba.

Petani KJA lega, sebab, pelaku sudah ditemukan dan ditangkap. Selang beberapa bulan kemudian, petani kembali diresahkan dengan pelaku pencuri Ikan yang hingga kini indentitasnya masih misterius.

Bahkan, penadah ikan ini, diduga asyik berkeliaran di Haranggaol.

Petani KJA berencana,akan melaporkan peristiwa yang meresahkan ini kepada Aparat Keamanan setempat.

“kita laporlah ke Polisi. Kita buat Berita Acara Pemeriksaan(BAP),supaya ada tindakan Hukum,”kata Chandra menyahut chatingan Br Sidadolog.

Mereka menilai, dalam Pasal 1 angka 2 UU nomor 8 Tahun 1981 KUHAP. Jelas disebutkan, Penyidik (Pejabat Polisi atau PNS yang diberi wewenang untuk menyidik) dalam hal dan menurut cara yang diatur KUHAP untuk mencari dan mengumpulkan barang bukti guna membuat terang tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya.(SNI)

Editor:Reg-002/PR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advokasinasional.com

FREE
VIEW