Juni 19, 2021

Aktivis Mahasiswa Tangerang Kritik Acara Lomba TTG Yang Diadakan Oleh DPMPD

An, Tangerang – Selesai Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Tangerang Tahun 2021 selama 2 hari, dilaksanakan pada hari Senin-Selasa (24-25). Di selegarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD).

Bertempatan di Gedung Serba Guna (GSG) kawasan Pusat Pemerintah Kabupaten Tangerang selama dua hari yang di ikuti oleh 18 Kecamatan dengan mengusung tema pengolahan sampah. Menuai kritik dan komentar dari aktivis mahasiswa, Rabu (27/05/21).

Kepada media, Firmansyah, aktivis mahasiswa itu mengucapkan selamat kepada masyarakat yang sudah mendapatkan juara satu, dua dan tiga dari perlombaan Teknologi Tepat Guna (TTG).

“Terutama untuk juara satu dari Kecamatan Sukamulya yang menciptakan mesin penghasil BBM dan listrik dari sampah plastik, alat pembakaran sampah minim polusi dengan sistem iritasi talang air penghasil listrik alternatif berbasis heart energi, dan pemanfaatan sampah plastik menjadi genteng penghasil listrik (GeLi),” Ungkapnya.

Sambungnya, tentunya jika kegiatan itu untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas masyarakat agar dapat menciptakan produk teknologi yang membantu permasalahan masyarakat kita apresiasi.

Namun menurut Firman, kegiatan itu dilihatnya hanya sebatas formalitas saja. Sebab, kata Firman, kegiatan itu tidak pernah ada tindak lanjut.

“Namun sudah bertahun tahun kegiatan ini dilihat hanya formalitas semata,tanpa ada tindak lanjut ciptakan masal produk yang juara untuk benar bisa di gunakan untuk kemudahan masyarakat,” ucap Firman, mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi.

Mungkin saja, lanjut pria itu, pemerintah Kabupaten Tangerang tidak siap, bahkan tidak ada di anggarkan untuk menciptakan produk masal dari juara kegiatan tersebut.

“Tentunya seharusnya teknologi hasil karya masyarakat bisa di kembangkan. Apa memang hanya terlihat formalitas saja,bukan benar benar mencari solusi dari permasalahan masyarakat untuk membantu mudahkan teknologi di gunakan dalam mengolah sumber yang ada.” Tutupnya.

(Nita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advokasinasional.com

FREE
VIEW