Mei 18, 2021

Soal KJA, Warga Haranggaol: Jangan Sepihak dan Harus Adil!

AN, Simalungun-Warga Haranggaol menyoal terkait kebijakan Pemkab Simalungun yang dinilai sepihak dan terkesan tergesa-gesa untuk memangkas KJA di Haranggaol.

Pasalnya,  dalam waktu dekat kata Camat Haranggaol,  intruksi bupati Simalungun ,JR Saragih,KJA bakal di lengserkan 40 persen dari Danau Toba wilayah Haranggaol.

Bahkan penggusuran digelar dalam minggu ini yang melibatkan aparat. Sontak warga sangat geram, sebab,  tanpa sosialisasi dan tanpa adanya pertemuan,  informasi yang tidak menyenangkan datang ke kuping mereka.

“Inikan sepihak! Jangan dong,  sebab semua butuh proses. Pikirkan ekonomi masyarakat yang memperoleh kehidupan tok dari KJA, ” Kata Warga kelurahan Haranggaol bermarga Haloho,  Senin 12 April 2021.

Haloho juga mengatakan mendukung program pemerintah dengan membenahi Danau Toba, Namun kata dia, tidak langsung melumpuhkan roda ekonomi Warga Haranggaol, yang Notabene memperoleh hidup dari KJA serta berdampak bagi Warga Kelurahan Haranggaol.

“Setuju kita berdampingan dengan wisata. Maka dengan itu,  ayolah pak Bupati Simalungun, ciptakan solusi.  Jangan sepihak dan harus adil. Jangan buru-buru, karena keputusan (Kebijakan)  yang buru-buru- buru akan menghasilkan hasil yang tidak sempurna, ” Tandasnya.

Dia berharap,  Pemerintah mempertimbangkan dan melakukan pemangkasan secara bertahap

“Bukti keseriusan kita, warga Haranggaol melalui Assosiasi Dearma sudah buat konsep untuk Haranggaol dalam membantu pemerintah. Bahkan sepakat dipangkas. Dulu 20 persen dan sudah kami naikkan 30 persen. Eh sekarang sudah ditambah jadi 40 persen. Pak bupati,  perhatikan kami petani kecil ini, ” Ujarnya. (Rel) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advokasinasional.com

FREE
VIEW