ANGGOTA DEWAN BELUM TENTU WAKIL RAKYAT

Suka atau tidak suka, tulisan ini memang harus kubuat, meskipun banyak anggota Dewan yang tersinggung. Dan memang sudah kusiapkan aku tidak berkawan lagi dengan mereka mungkin karena mereka tersinggung karena tulisan saya ini.

Tapi izinkan saya mengapa saya bilang Anggota Dewan belum tentu wakil Rakyat.

Mulai dari anggota DPR RI, DPRD TK I, DPRD Kab/Kota.

Wabah Covid-19 adalah derita kita bersama, banyak rakyat yang menderita dan bahkan berujung kematian, banyak masyarakat lapisan ekonomi bawah yang stress, akibat kehilangan mata pencaharian, maka banyak diantara mereka tidak mengindahkan peraturaan pemerintah (Himbauan) karena serba kekurangan dan faktor kebutuhan sehari hari.

Nah, Dimana Dewan itu yang notabene adalah Wakil Rakyat, atau penerima Mandat dari Rakyat itu.?

Jawabannya, Anggota Dewan yang kami pilih semalam Juga manusia kok, yang butuh protect diri dengan berdiam diri dirumah.

Loh, kok kenapa ada Anggota DPR RI dan DPRD Prov dan DPRD Kab. yang bagi-bagi masker dan Hand sanitizer dan menyemprot Lingkungan pake Disinfektan.??

Jawabannya, Itu anggota dewannya DAPIL I SUMUT, yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing-Tinggi, berarti kalau Dapilnya yang Kosong Anggota DPR nya dalam situasi sekarang bantuan apapun tak dapat ya, ( Masker, Hand Sanitizer, Disinfektan, san bantuabl Sembako). Tahankan..!!

Lho, tapi kan..?

Apa tapinya broo..!!!

Mereka di Sumpah untuk Setia kepada pancasila dan UUD tahun1945, dan mengutamakan Kepentingan Umum dan kesejahteraan rakyat diatas kepentingan pribadi.

Itu lho bro, waktu disumpah itu belum tahu ada COVID 19 ini, ini pandemi yang tidak diduga, bahkan kalau tidak waspada anggota dewannya pun bisa positip Corona, makanya mereka juga dirumah aja.

Bertanggung jawabkah mereka bagi kostituen saat ini??

Saya bilang tidak, kenapa??

Karena mereka membantu Rakyat, tidak berdasarkan kemanusiaan, tapi berdasarkan dimana lumbung suara yang mengantarkan mereka menjadi dewan.

Bisa jadi tetangga dan kampungnya tidak dibantu, karena kemungkinan suara diapun ” Bonyok ” dikampungnya sendiri.

Lantas jawabannya.”Tahankan” makanya jangan menjual suara kepada orang lain yang tidak mengenal dan memperhatikan kampung itu kelak.

Itupun, menurut hemat kami Anggota Dewan yang terpilih adalah pilihan Rakyat yang punya kelebihan dan punya karakter yang baik, sehingga dapat memahami semua kebutuhan rakyat ini dari segi manapun Anggota dewan tersebut masih unggul dibandingkan rakyatnya.

Ya, kita balik ke topik mungkinkan Anggota DPR membantu yang bukan Dapilnya.?

Tergantung selera Dewan tersebut, tapi kita harapkan diluar dapilnyapun mereka harus bantu dan mengulurkan Tangannya demi kemanusiaan.

Kalau mereka baca tulisan ini, saya yakin mereka tidak tersinggung maupun membenci saya, karena Tulisan masih sebatas menggugah saja, mudah mudahan mereka paham dengan mampu menterjemahkan bahasa yang terkandung dalam tulisan saya ini.

Supaya mereka bisa dibilang Anggota Dewan yang benar benar wakil rakyat ditengah Wabah Covid -19 ini.

Ditulis Oleh Parlin Dony Sipayung SH MH, Praktisi Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advokasinasional.com

FREE
VIEW