Kurangi Penyebaran Korona dengan Stay Dirumah

Ditulis oleh Joan Berlin Damanik SSi,  MM, Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Sisingamangaraja. 

Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, saat mengunjungi perumahan Bekala Asri-Perumnas Simalingkar yang warganya meninggal di duga PDP Korona dengan inisial AG, mengatakan : Agar masyarakat Stay di Rumah”.

Anak dari AG yaitu VG yg tinggal serumah, saat ini telah di evakuasi ke rumah sakit karena kondisinya demam tinggi

Sonny juga menghimbau bagi masyarakat yg membandel yg selalu berkumpul meskipun tidak penting, kepolisian akan tegas…melarang dan kepolisian akan main keras..demi keselamatan masyarakat utk tidak terjangkit Virus Covid 19.

Bila tidak mau pulang dan stay dirumah maka akan kami gunakan pasal yg menjerat mereka….
Pasal 212 KUHP berisi tentang “Barang siapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan seorang pejabat yang sedang menjalankan tugas yang sah, atau orang yang menurut kewajiban undang-undang atau atas permintaan pejabat memberi pertolongan kepadanya, diancam karena melawan pejabat, dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Kaitannya dengan pasal 214 KUHP, jika hal tersebut dilakukan oleh dua orang atau lebih maka ancaman pidananya maksimal tujuh tahun penjara.

Pasal 216 ayat (1): Barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana; demikian pula barang siapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah.

Kemudian, Pasal 218 KUHP berisi “Barang siapa pada waktu rakyat datang berkerumun dengan sengaja tidak segera pergi setelah diperintah tiga kali oleh atau atas nama penguasa yang berwenang, diancam karena ikut serta perkelompokan dengan pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah”.

Sonny juga mengatakan Mohon share ke grup-grup WA yang lain..minta tolong sampaikan bahwa polisi saat ini menghimbau masyarakat sudah dengan Tegas (menggunakan KUHP), demi mengurangi penyebaran Covid 19.(Joan) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advokasinasional.com

FREE
VIEW